Kamis, 19 Juli 2012

VERVA TRANSITIF DAN TAKTRANSITIF


Dilihat dari perilaku sintaksisnya, verba dapat digolongkan menjadi dua jenis, yaitu verba transitif dan taktransitif.
Verba transitif adalah verba yang memerlukan nomina sebagai objek dalam kalimat aktif. Perlu diingat, nomina atau konstruksi bahasa lain yang berada di belakang verba pada kalimat aktif dapat berupa objek dan dapat pula berupa pelengkap. Untuk menentukan suatu nomina yang berada di belakang verba pada kalimat aktif apakah objek atau pelengkap, dapat dilakukan dengan cara memastikan mungkin tidaknya nomina tersebut berfungsi sebagai subjek jika kalimat tersebut diubah menjadi kalimat pasif.
Verba taktransitif adalah verba yang tidak memerlukan nomina yang berupa objek pada kalimat tersebut. Jika di belakang verba taktransitif masih terdapat nomina yang bukan berfungsi sebagai objek, nomina tersebut adalah pelengkap, bukan objek. Perhatikan contoh berikut ini!
(1)          Pak tani menanam jagung.
(2)          Pak tani bertanam jagung.
Kata yang dicetak miring pada kalimat aktif di atas adalah verba. Apakah verba tersebut termasuk verba transitif atau taktransitif? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, perlu ditentukan lebih dahulu apakah nomina jagung yang berada di belakangnya berfungsi sebagai objek atau pelengkap. Jika kata jagung berfungsi sebagai objek, berarti verba di depannya adalah verba transitif. Tetapi, apabila kata jagung adalah pelengkap atau fungsi yang lain, berarti verba di depannya tergolong sebagai verba taktransitif.
Untuk menentukan apakah nomina yang berada di belakang verba adalah objek atau pelengkap, sesuai kriteria di atas perlu ditentukan lebih dahulu apakah nomina jagung pada kedua kalimat di atas berfungsi sebagai subjek jika kalimat tersebut diubah menjadi kalimat pasif? Ternyata, hanya kata jagung pada kalimat (1) yang dapat berfungsi sebagai subjek setelah kalimat tersebut diubah menjadi kalimat pasif seperti berikut ini.
-      Jagung ditanam pak tani.
Hal seperti ini tidak terjadi pada kalimat (2). Dengan demikian, kata jagung pada kalimat (1) adalah objek, sedang pada kalimat (2) adalah pelengkap. Karena kata jagung pada kalimat (1) merupakan nomina yang berfungsi sebagai objek, berarti verba menanam pada kalimat tersebut adalah verba transitif, sedang verba bertanam pada kalimat (2) adalah verba taktransitif  karena verba pada kalimat tersebut tidak memerlukan objek.

Sumber:
Kategorisasi Bahasa Indonesia,
Pokok-pokok Pikiran Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia
Karya Drs. H. M. Yusransyah, M. Pd.
Penerbit Grafika Wangi Kalimantan

0 komentar:

Poskan Komentar

Pages

Ads 468x60px

 
Copyright © . Pendidikan Bahasa dan Sastra - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger